LK21 Indonesia | Film Ahok - A Man Called Ahok (2018) - Drama, Action Movie Sinopsis
Ahok adalah anak tertua dari lima bersaudara. Ayahnya adalah bos perusahaan pertambangan di Belitung bernama Kim Nam dan ibunya yang penuh kasih dan kuat bernama Buniarti. Kehidupan masa kecilnya bahagia dan kurang. Bisnis ayahnya dalam penambangan sangat bagus, sampai suatu hari Kim Nam harus berurusan dengan korupsi dan dia tidak ingin memberikan "penghargaan" kepada orang yang tidak bertanggung jawab. Bisnisnya perlahan menurun. Kehidupan Ahok, yang dulu penuh dengan kekayaan, mulai menjadi sulit.
Kim Nam, yang telah antipati terhadap korupsi di Belitung, mengarahkan Ahok untuk menjadi dokter. Namun Ahok membuat keputusan lain yang menghasilkan hubungan dingin dengan ayahnya. Dengan semangat yang masih bergairah, Ahok mulai mengikuti jejak Kim Nam membuka tambang di Belitung dengan pengetahuan yang ia pelajari di perguruan tinggi. Bahkan Ahok harus berhadapan langsung dengan orang yang sama, sehingga perusahaan harus gulung tikar.
Selain situasi korupsi yang terus melemahkan ekonomi keluarga, peristiwa tragis yang menimpa keluarganya datang ke kesehatan Kim Nam yang memburuk. Ketika Ahok masih berjuang melawan korupsi, bencana besar datang dan situasinya semakin memburuk. Dalam kondisi panik, Ahok ingat pesan ayahnya untuk menjadi pemimpin dan akhirnya dia bertekad untuk terjun ke dunia politik. Perjalanannya dimulai dengan menjadi anggota DPRD, sampai ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung Timur, di tengah keyakinannya untuk maju, ada orang-orang yang ingin menanganinya. Tapi dia masih berpegang teguh pada nasehat Kim Nam dan mimpi untuk memperjuangkan nasib banyak orang.
A Man Called Ahok adalah film nasional tahun 2018 yang disutradarai oleh Putrama Tuta berdasarkan buku A man called #Ahok: sepotong cerita perjuangan & ketulusan karya Rudi Valinka yang menceritakan kehidupan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Timur Belitung. Film yang diproduksi oleh The United Team of Art diproduksi bersama oleh Ilya Sigma, Emir Hakim, dan Reza Hidayat, dengan bintang utama Daniel Mananta memainkan peran Ahok dewasa dan Eric Febrian sebagai remaja Ahok. Selain itu, sejumlah aktor lain dalam film ini termasuk Denny Sumargo, Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Donny Damara, Ferry Salim, Eriska Rein, dan Jill Gladys.
Proses syuting film ini sebagian besar berlokasi di Belitung dan berlangsung selama 37 hari mulai Maret hingga April 2018. Film ini mulai tayang serentak di bioskop di seluruh Indonesia pada 8 November 2018.
Ahok adalah anak tertua dari lima bersaudara. Ayahnya adalah bos perusahaan pertambangan di Belitung bernama Kim Nam dan ibunya yang penuh kasih dan kuat bernama Buniarti. Kehidupan masa kecilnya bahagia dan kurang. Bisnis ayahnya dalam penambangan sangat bagus, sampai suatu hari Kim Nam harus berurusan dengan korupsi dan dia tidak ingin memberikan "penghargaan" kepada orang yang tidak bertanggung jawab. Bisnisnya perlahan menurun. Kehidupan Ahok, yang dulu penuh dengan kekayaan, mulai menjadi sulit.
Kim Nam, yang telah antipati terhadap korupsi di Belitung, mengarahkan Ahok untuk menjadi dokter. Namun Ahok membuat keputusan lain yang menghasilkan hubungan dingin dengan ayahnya. Dengan semangat yang masih bergairah, Ahok mulai mengikuti jejak Kim Nam membuka tambang di Belitung dengan pengetahuan yang ia pelajari di perguruan tinggi. Bahkan Ahok harus berhadapan langsung dengan orang yang sama, sehingga perusahaan harus gulung tikar.
Selain situasi korupsi yang terus melemahkan ekonomi keluarga, peristiwa tragis yang menimpa keluarganya datang ke kesehatan Kim Nam yang memburuk. Ketika Ahok masih berjuang melawan korupsi, bencana besar datang dan situasinya semakin memburuk. Dalam kondisi panik, Ahok ingat pesan ayahnya untuk menjadi pemimpin dan akhirnya dia bertekad untuk terjun ke dunia politik. Perjalanannya dimulai dengan menjadi anggota DPRD, sampai ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung Timur, di tengah keyakinannya untuk maju, ada orang-orang yang ingin menanganinya. Tapi dia masih berpegang teguh pada nasehat Kim Nam dan mimpi untuk memperjuangkan nasib banyak orang.
A Man Called Ahok adalah film nasional tahun 2018 yang disutradarai oleh Putrama Tuta berdasarkan buku A man called #Ahok: sepotong cerita perjuangan & ketulusan karya Rudi Valinka yang menceritakan kehidupan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Timur Belitung. Film yang diproduksi oleh The United Team of Art diproduksi bersama oleh Ilya Sigma, Emir Hakim, dan Reza Hidayat, dengan bintang utama Daniel Mananta memainkan peran Ahok dewasa dan Eric Febrian sebagai remaja Ahok. Selain itu, sejumlah aktor lain dalam film ini termasuk Denny Sumargo, Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Donny Damara, Ferry Salim, Eriska Rein, dan Jill Gladys.
Proses syuting film ini sebagian besar berlokasi di Belitung dan berlangsung selama 37 hari mulai Maret hingga April 2018. Film ini mulai tayang serentak di bioskop di seluruh Indonesia pada 8 November 2018.
